Posted in Life, Uncategorized

Baby M dan (Perlengkapan) MPASI

Ba-by (noun) a little bit of heaven sent down to earth

Gak terasa, baby M sudah masuk fase MPASI. Masih ingat di kepala saya ketika Michelle pertama kali tertawa ngakak waktu itu percaya gak percaya masih usia belum 2 minggu. Saya sendiri juga sampai kaget, bisa yah habis minum kenyang dalam keadaan tidur baby M ketawa hihi. Dan betapa relieved nya si suami ketika tahu baby M sudah bisa digendong sedikit effortless karena baby M sudah cukup kuat untuk menyangga kepala nya sendiri.

Kalau dihitung-hitung usia baby M hari ini sudah 7 bulan 2 minggu. YEAY! Dan sudah mulai makan makanan pendamping ASI aka singkatnya MPASI di usia tepat 6 bulan kemarin di tanggal 13 April 2016. Makanan pertama yang saya kasih waktu itu buah pepaya dan bubur beras merah. Dan baby M suka banget yang namanya bubur beras merah –just like her MomBelieve it or not, I used to ngegadoin bubur beras merah back then when I was at elementary school, even now I still like it

*************

Sebetulnya kalau boleh jujur, dari usia baby M masih 3 bulan saya sudah mulai sibuk hunting dan review perlengkapan MPASI yang affordable dan usefullWorth the value aja sih. Nggak perlu ber-merk, yang penting long lasting dan bisa buat investasi untuk adiknya nanti πŸ˜‰ hihi

Awalnya memang agak bingung dan bisa dibilang lapar mata, lihat barang lucu sedikit, langsung chat online shop nya lewat whatsapp untuk cari tahu harganya. Tapi setelah baca review sana sini, dan terutama trial and error sendiri pastinya, saya senyumin aja itu list panjang saya berisi wishlist perlengkapan MPASI baby M.

Disini saya cuma mau sharing sekaligus review, perlengkapan MPASI apa aja sih yang perlu dan nggak perlu. Versi saya pastinya ya. Mudah-mudahan sih membantu buat mommies dan atau mom-to-be out there. Karena, sharing is caring, right?

Nah, hasil review online shop Instagram sana sini, blog sana sini, akhirnya list perlengkapan MPASI baby M jadilah seperti ini:

Food Processor

Tadinya saya kesengsem gila-gilaan deh sama yang namanya BEABA Babycook, bentuknya lucu banget. Ringkas & praktis kalau mau dibawa travelling. Tapi setelah saya pikir-pikir kok over pricey deh kalau hanya untuk food processor saya harus menghabiskan hampir 3juta rupiah. No way! Jadi, pilihan saya jatuh ke Babymoov Nutribaby.

Itu pun saya dapet rekomendasi dari pegawai di toko Fany Babyshop. Dan, saat itu juga saya jatuh cinta and brought home this thing.

Review saya sih sejauh ini pakai Babymoov Nutribaby ini suka banget. Karena nggak hanya untuk steam dan blender, tapi bisa juga jadi sterilizer loh. Dan muat sampai 4 botol ukuran botol baby M yang kecil. Fitur-fiturnya banyak, menarik. Adjustable. Hanya saja minus point nya adalah tidak seringkas BEABA Babycook untuk dibawa travelling. Tapi no probs lah, wong saya juga jarang travelling.

Jadi, kalau menurut saya, it’s a YES banget buat Babymoov Nutribaby. Value for the money nya oke!

Ini dia penampakan si Nutribaby Babymoov yang serbaguna

Harga: IDR 1,800,000

Beli di: ITC Kuningan, Fany Babyshop

Feeding Set

Nah, kalau feeding set saya lumayan dapat banyak kado ketika baby M baru lahir. Jadi saya juga nggak ribet beli dan nyari sih. Pakai dan manfaatkan yang ada.

Salah dua penampakan feeding set yang saya dapat dari pemberian saudara dan teman, masih ada beberapa yang belum saya buka

Eh tapi, ada istri teman saya yang sharing anak itu ternyata cukup pintar untuk menghafal warna si tempat makan. Jadi saran dari teman saya adalah sebisa mungkin mengganti tempat makan setiap pemberian makan kepada anak. Dan memang iya, baby M sudah bisa mulai menghafalkan warna tempat makan dan sendoknya. Seringkali buang muka kalau saya sodorkan sendok, kadang saya suapi dengan tangan.

Food Container

Sesuai dengan rekomendasi dari pegawai di toko, saya pilih baby cubes untuk menyimpan makanan Michelle di freezer. Karena selain isinya banyak (ada 8 cubes), dan murah πŸ˜‰ jadi seorang Ibu itu harus pintar-pintar loh memanfaatkan yang ada.

Ini dia penampakan si baby cubes. Satu set isi 8 cubes. Gambar difoto ini ada 3 set cubes yang di stack menjadi satu

Harga: IDR 100,000

Beli di: ITC Kuningan, Fany Babyshop

Talenan dan Pisau

Sebenarnya yang ini opsional. Jujur saya beli talenan dan pisau terpisah yang berbeda khusus untuk mengeksekusi makanan-makanan untuk si baby M tapi ujung-ujungnya juga kadang Papaya nya yang pakai untuk mengeksekusi bisnis nya sendiri. Jadi yah, balik lagi ke kebutuhan.

Harga: Sekitar IDR 70,000

Beli di: Hypermart, Pejaten Village

Tempat Snack

Yang ini sebenarnya awalnya karena lapar mata dan kelihatan lucu. Tapi turns out malah kepake banget. Jadi saya beli snack tower nya Munchkin dan snack-a-pillar nya Dr.Browns. Awalnya sih mikir cuma untuk naro cemilan si baby M kan kalau lagi jalan ke mall atau ke luar kemana aja deh. Eh ternyata, kepake banget nget nget nget. Jadi si snack tower kepake untuk naro finger food nya baby M terus kalau si snack-a-pillar untuk naro makanan yang agak besar atau biasanya buat tempat pacifier nya baby M –YES! Finally!

Nah ini snack tower fave!! Sangat usefull dan praktis! Recommended banget deh

Harga snack tower Munckin: IDR 126,000

Ini juga kepake banget buat bawa makanan Michelle atau taro pacifier di dalemnya. Rcommended!!

Harga snack-a-pillar Dr. Browns: IDR 140,000

Beli di: ITC Kuningan, Fany Babyshop.

Bib / Slaber

Saya dari awal sudah suka banget sama bib yang berbahan silicon. Jadi kalau kotor tinggal cuci dan lap. Jadilah saya beli bib roll-n-go dari Tommee Tippee. Dan iya, usefull banget! Dan satu lagi, ringkas kalau mau dibawa kemana-mana. Karena sesuai judulnya, tinggal di roll trus go deh.

Bib favorit! Praktis dan gampang dibawa kemana-mana.

Harga: sekitaran IDR 50,000 – IDR 52,000 (saya lupa)

Beli di: ITC Kuningan, Fany Babyshop

*************

Baru itu aja sih yang saya ingat saya beli untuk perlengkapan MPASI baby M. Kalau bicara resep mah, saya apa adanya aja. Bisanya apa, saya olah deh. Nanti saya coba share juga untuk menu MPASI si baby M juga. Tapi sejauh ini untuk metode makan MPASI sih, si baby M belum pakai metode BLW, masih konvensional: disuapi Mamaya nya πŸ˜‰ well that’s romantic I think.

Well then mommies and mom-to-be out there, choose wisely. Jangan karena teman bilang ini itu, atau karena gengsi & prestige untuk memiliki suatu barang dengan merk tertentu. Yang paling penting sesuaikan kebutuhan dengan budget.

Itu benar memang bahwa kita ingin memberikan yang terbaik untuk anak, tetapi yang terbaik bukan berarti selalu bisa memberikan yang pricey alias mahal. Tapi kita bisa memberikan yang terbaik sesuai dengan kemampuan kita.

Cheers!

Agnes

Advertisements

Author:

Simply blessed by God's love.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s