Posted in Uncategorized

Gabriella Michelle Rafaela Siahaan – part 1

Hai! Agak basi nih, hari gini baru update lahiran si baby M. Anaknya udah mo kuliah, baru update. Hehe gak deng 😛 anyway, let’s begin the story ya.

Never imagined this moment will come. The moment I gave birth such an angel like baby girl, never thought that I would be able to tho. And yes, I can proudly say, saya melahirkan secara normal 🙂 walaupun dibantu dengan vakum sih hehe. Jadi, October 13th at 1.50 AM, I gave birth my very first daughter with 3kg weight & 51cm body length – some people said that she’ll grow up as a tall girl. Hubby named her: Gabriella Michelle Rafaela Siahaan. Panjang yah? Sounds like nama tiga orang: si Gabriella, si Michelle lalu si Rafaela 😁. Tapi ya sudah lah ya, suami yang punya mau. Mudah-mudahan watak & jiwanya sebagus cerita dibalik namanya.

At first we named her as simple as Gabriella Michelle Siahaan, thats it. But, secara saya & suami beragama Katolik, bulan Oktober lalu adalah bulan 3 Malaikat pelindung, yaitu: Malaikat Mikael, Malaikat Gabriel & Malaikat Rafael. Jadi salah seorang Romo merekomendasikan, why not put those three angels’ name? Nanggung banget Rafael nya ditinggalin. OK then, suami nambahin Rafael nya yang berhubung anak kami perempuan, versi feminin nya ya Rafaela. Ta-da! Jadilah Gabriella Michelle Rafaela Siahaan.

It was October 12th, hari Senin, saya & suami menuju ke RSB Duren Tiga -yep, saya fix melahirkan disini- long story short, saya sudah masuk kamar pukul 12 siang. Lalu CTG, cek dalam & lain-lain, jam 2 siang saya sudah diberi induksi dari bawah karena si mules kontraksi nya nggak muncul juga. Kalau mules kontraksi nya masih belum datang juga, akan dikasih induksi lagi per 6 jam. Dan bener aja, kontraksi nya nggak datang juga sampai jam 8 malam. Lagi-lagi diinduksi dari bawah, and here comes the ‘seru’ part. Mules nya mulai datang sekitar jam 10 malam. Dan sudah pembukaan 2 rupanya. Rasanya? Well, berhubung belum pernah melahirkan & sekalinya melahirkan ngerasaiinnya pakai induksi, rasanya extremely maknyussss :p Untuk proses melahirkan, menurut saya sih as first timer, dari induksi pertama sampai ke melahirkan nggak terlalu lama. Jam 12 malam saya sudah pembukaan 7 & sudah dibawa ke ruang operasi. Lalu ngeden-ngeden sampai kira-kira jam 1 subuh, si baby nggak keluar-keluar juga – cuman separuh dari kepalanya yang muncul, akhirnya dokter Fachruddin memutuskan untuk menggunakan alat bantu, vakum. Dan jam 1.50 AM lahirlah si cantik Gabriella Michelle Rafaela Siahaan, dengan sehat sempurna dan melek melotot matanya. Hihi 🙂

GMRS - 01
Hai, Michelle! Btw, foto ini diambil ketika saya sedang dijahit 😛

Well, kalau dihitung-hitung proses nya nggak terlalu lama sih. Dari jam 2 siang sampai jam 1.51 AM. Nyaris 12 jam. Thank God nggak sampai berhari-hari.

The feeling is beyond the words. I’m out of words. Cuma bisa senyum sambil nahan mewek. When the nurse put Michelle on my chest, and our eyes met. Dang. My tears just fell down. Tears of joy. It’s like a dream. Ada malaikat kecil di dada saya :”)

Now I know how it feels to be a Mom. “Oh, gini ya rasanya…”

Bersyukur. Bahagia. Terharu. Excited. Mixed feelings deh. Let’s begin the adventure of motherhood!

Advertisements

Author:

Simply blessed by God's love.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s