Posted in Uncategorized

How Time Flies – Prolog #1

Hello. Been ages! Lot of dust and cobwebs here :p

Saking lama nya gitu kan sampai berdebu dan bersarang laba-laba halaman ini. Just feels like writing – udah ngetik panjang-panjang selalu berakhir di draft.

Gak terasa, waktu berjalan cepat banget. Rasanya baru kemarin, gue ngerengek ke Mama untuk tidak pergi seminar lama-lama, “Awas ya Ma lama-lama.. Cepat pulang,” dengan suara kencang, sambil menempelkan ke dua tangan di samping pipi kanan dan kiri. Sekarang? Sudah bermata empat, bergaji, bisa pakai kutek sendiri, bisa beli lipstik sendiri (ga seperti dulu suka ngutil lipstik tester Avon Mama, dipakai sembunyi-sembunyi di balik kursi hihi), sudah pacaran 7 tahun pula! Dan sudah mulai merencanakan pernikahan. WOW.

Time does flies damn fast.

Sekarang gue sedang dalam persiapan pernikahan yang mudah-mudahan jika Tuhan berkehendak, akan dilaksanakan awal tahun depan. Untuk tempat dan detail waktu nya, menyusul ketika semua bukan hanya sekadar down payment. Ya dong? Yah namanya juga manusia biasa, kudu hati-hati. Beda sama capeng-capeng yang lain, gue suka lihat si catri rajin update di blog mengenai gedung, catering, bahan baju, souvenir, dan lalalele. Gue jujur, tidak mau membagi nya kalau masih dalam stage persiapan. Bukan nya gak mau berbagi, tapi nanti deh kalau sudah selesai semua. Yang ada makin pusing kalau harus merunut semua kepusingan persiapan ini di blog. Lebih enak ngobrol sama cami hihi.

Jujur ya, kalau gue melihat orang lain menikah, terlihatnya seru banget dan happy (ya of couruse lah). Tapi pemirsa, setelah gue menjalani sendiri persiapan pernikahan… Dang! Suping pemirsah! Dan oh iya! Jangan lupa engagement nya! Gak kalah pusing kok, jangan sedih. But thank God I got Jesus here. Merem sebentar sambil lipat tangan. Inhale. Exhale. Puji Tuhan, tegang di kepala reda.

Ada sedikit angan sih, kalau aja Mama masih ada ya… Bisa diajak berunding kalau tengah malam gak bisa tidur mikirin persiapan lalalele pernikahan ini. Tapi yasudah, Mama nya sudah bahagia di sana. Gue yang masih di sini, harus fokus dan terus berjuang. Gak boleh drop. Jalanin aja. Sambil tetep berdoa dan berserah. Gue dan cami boleh punya rencana, tapi Tuhan yang meng-amin-kan dan punya kehendak.

Bantu doa ya, Mah. I know you’re watching me from above.

Advertisements

Author:

Simply blessed by God's love.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s